|

Mengunakan
:


1.
Clonning Harddisk Disk to Disk
Sebelum memulai Installasi, pastikan di Setup BIOS
kita untuk First BOOT dari CDROM. Memory
minimal 256 MB / 512 MB, Harddisk tidak harus
sama persis baik kapasitas maupun merknya. Minimal
memiki kapasitas yang tidak lebih kecil dari USED
SPACE harddisk Source yang akan kita Clonning. Jadi
kalau ada yang bilang Clonning harddisk itu harus
sama persis berarti dia belum pernah mengunakan atau
mencoba Norton Ghost. Pada Ujicoba ini penulis kan
lakukan Clonning harddisk dari harddisk 10 GB ke
Harddisk 15 GB.
Selain
itu berikut ini saya rekomendasikan teknik
pemasangan Harddisk yang paling praktis untuk
mengurangi resiko akibat kesalahan pemasangan
harddisk. Umumnya pada Motherboard terdapat 2 kabel
harddisk ( Primary & Secondary ) dan
masing-masing kabel tersebut terdapat 2 konektor ke
harddisk ( Master & Slave ).
#
Kabel
Primary Terdiri =>
Primary Master & Primary Slave
# Kabel
Secondary Terdiri =>
Secondary Master & Secondary Slave
Selanjutnya
pada harddisk maupun CDROM / CDRW / DVDROM / DVDRW,
umumnya terdapat 3 buah Jumper yang mengatur fungsi
peripheral tersebut agar menjadi Master ( M
), menjadi Slave ( S ) atau Cable Select (
CS ). Agar anda tidak bingung maka sebaiknya
pasang Harddisk Source sebagai Primary
Master, lalu CDROM / CDRW / DVDROM / DVDRW
menjadi Primary Slave serta Pasang
Harddisk Target sebagai Secondary Master.
Setelah
pertama kali PC kita Booting pake BootableCD
Norton Ghost yang sudah penulis sediakan di
http://jamesbond.4shared.com. Atau
anda juga bisa mengunakan Hiren’s BootCD dan
selanjutnya ikuti gambar petunjuk ini…













Setelah
selesai proses Clonning ini, matikan PC anda lalu
lepas kabel harddisk Primary Master. Selanjutnya
posisikan harddisk Target dari Secondary Master
menjadi Primary Master ……

Setelah itu hidupkan komputer… Ooooopppsss… mulai
Starting Up…
yeach… ternyata Harddisk yang barusan kita Clonning
berisi Windows Vista
Bussiness. Wooowww…


2.
Clonning Harddisk via LAN / TCP-IP
Sebelum memulai Clonning harddisk via LAN atau
TCP/IP ini, pastikan Norton Ghost sudah di-copy-kan
pada kedua PC dan juga sudah dipastikan kedua PC ini
sudah terkoneksi dalam jaringan LAN dengan baik.
Serta sebaiknya mengunakan
Account Administrator untuk menjamin
kelancaran akses maupun proses transfer data nanti.
Pada Ujicoba ini penulis mengunakan IP :
192.168.88.150 pada PC Source dan IP :
192.168.88.16 pada PC Target. Setelah
semuanya siap, jalankan aplikasi GHOST32 di
kedua PC. Langkah pertama yang harus kita lakukan
adalah pada PC Source, masuk ke menu “Peer
to Peer” lalu pilih menu “TCP/IP”
terus klik “Slave”.


Setelah muncul tampilan seperti diatas ini berarti
PC Source sudah Standby menunggu koneksi dari
PC Target.
Langkah Kedua yang harus kita lakukan adalah pada PC
Target, masuk ke menu “Peer to Peer”
lalu pilih menu “TCP/IP” terus klik “MASTER”.
Selanjutnya masukkan TCP/IP dari PC Source
yaitu : 192.168.88.150.
Selain itu anda bia perhatikan pada gambar / capture
proses Clonning via ini berbeda dengan Clonning
harddisk dalam 1 local PC. Yaitu pada sebelah pojok
kiri bawah layar program Norton Ghost ditunjukkan “Connecting
via TCP/IP”. Dan setelah kedua PC tersambung dan
memulai proses Clonning via LAN maka info yang
ditampilkan adalah “Connected”. ( Lihat
gambar dengan ditandai kotak merah… ).


Masukkan
TCP/IP dari
PC Target kita yaitu : 192.168.88.150, lalu
klik “OK”.
Begitu
setelah kita klik “OK”, maka akan muncul
tampilan seperti dibawah ini layaknya kita Clonning
biasa dalam 1 Local PC.
Dan di PC Target muncul seperti pada gambar
selanjutnya dibawah ini.


Selanjutnya
muncul gambar seperti dibawah ini,.





Mudah
sekali bukan…? Selamat mencoba……

| |
Need more
information ? Search by Google... |
|
|
|